Hai, kali ini saya akan memposting tentang tempat-tempat terkeren yang ada di negeri kita tercinta yaitu Indonesia. Mungkin dengan begitu dapat memberikan inspirasi untuk kalian mengenai rencana berlibur. Kira - kira apa aja sih tempat yang dimaksud itu ? yuk, kita lihat !
Minggu, 08 Desember 2013
Sabtu, 07 Desember 2013
Mengenal Gaya Belajar
Setiap orang pasti memiliki gaya belajar masing masing. Yang dimaksud dengan gaya belajar adalah cara seseorang dalam menangkap pelajaran yang disampaikan agar mudah terserap ke dalam otak. Nah, saya akan memberikan informasi tentang berbagai macam gaya belajar. Yuk, mari disimak !
1. Gaya belajar visual
Gaya belajar ini merupakan gaya belajar yang terpacu pada penglihatan. maksudnya, seseorang yang memiliki gaya belajar ini, pelajaran yang disampaikan akan lebih mudah terserap jika melihat gerak gerik guru/dosen pada saat menyampaikan materi. berikut merupakan ciri - ciri orang yang mempunyai gaya belajar visual :
1. Gaya belajar visual
Gaya belajar ini merupakan gaya belajar yang terpacu pada penglihatan. maksudnya, seseorang yang memiliki gaya belajar ini, pelajaran yang disampaikan akan lebih mudah terserap jika melihat gerak gerik guru/dosen pada saat menyampaikan materi. berikut merupakan ciri - ciri orang yang mempunyai gaya belajar visual :
Kiat - kiat agar tidak dimarahi orang tua
Orang tua memiliki berbagai macam karakteristik. Diantaranya, ada yang pendiam, cerewet, pemarah dan yang lain lain. Kalau kalian memiliki orang tua yang pendiam mungkin beruntung, tapi bagaimana jika orang tua kalian pemarah atau cerewet ? Pasti kalian akan kesal, risih, telinga seakan terasa panas karena mendengar celotehan - celotehan darinya. Namun, apa daya ? seorang anak dilarang melawan orang tua karena telah dilarang agama. Nah, untuk itu saya mempunyai sejumlah cara agar kita tidak dimarahi orang tua, diantanya :
1. Menuruti apa yang diperintahkan orang tua
Sebagai seorang anak, kita harus menuruti perintah orang tua. Selama perintah tersebut masih wajar dan menuju ke arah yang positif untuk hidup kita. Karena semua orang tua pasti akan merasa senang jika memiliki anak yang penurut.
2. Membuat orang tua merasa bangga terhadap kelebihan kita
Nah, kita harus menunjukkan kepada mereka bahwa kita mempunyai kelebihan yang bisa membuat mereka bangga terhadap kita. Misalnya, jika kita mempunyai kemampuan di bidang akademik, tunjukkanlah kepada mereka bahwa kita mampu meraih juara. Menjadi juara umum di sekolah misalnya. Atau bisa juga juara olimpiade, juara pidato bahasa inggris, dan lain- lain. Nah, jika kita mempunyai kemampuan di bidang olah raga, tunjukkan juga bahwa kita mampu untuk memenangkan pertandingan yang diikuti. Dengan begitu, pasti orang tua merasa bangga serta terharu terhadap kita.
3. Menjawab pertanyaan orang tua dengan benar
Maksudnya, jika orang tua bertanya kepada kita, hendaknya kita menjawb dengan jujur dan dengan nada yang pelan serta sopan. Karena jika tidak, maka akan memicu kemarahan orang tua.
4. Bersikap terbuka kepada orang tua
Janganlah kita bersikap menutup diri kepada orang tua. Jika kita memiliki suatu masalah hendaknya bicarakanlah kepada orang tua. Orang tua dapat dijadikan sebagai teman curhat yang asyik. Mereka bisa membuat solusi untuk menyelesaikan kita dari masalah yang kita hadapi. Orang tua pasti senang memiliki anak yang jujur. karena, mereka menganggap bahwa dirinya telah berhasil menerapkan kejujuran pada diri anaknya.
5. Jika orang tua terlanjur marah, janganlah melawan atau menjawab omelan orang tua.
Melawan atau menjawab omelan orang tua justru akan membuat orang tua semakin bertambah marah. Oleh karena itu, lebih baik kita diam dan mendengarkan apa yang sedang dikatakan orang tua. Selain itu, melawan orang tua juga merupakan dosa yang besar. Dan telah tertera pada hadits yang berbunyi " rida Allah tergantung pada rida orang tua".
Oke, itulah sejumlah cara agar kita terhindar dari omelan orang tua. Dan yang terpenting adalah kita menyadari bahwa bila orang tua kita cerewet, hendaknya kita bersyukur. Karena berarti mereka perhatian terhadap kita dan menginginkan agar kita menjadi anak yang jauh lebih baik lagi. Jika mereka sudah tidak ada, siapa yang mengingatkan kita jika kita berbuat salah ? siapa lagi yang menasihati kita untuk menjadi anak yang lebih baik ? oleh karena itu, sayangilah mereka selagi mereka masih ada di sisi kita. Terima kasih ;)
Selasa, 11 Juni 2013
Tertipu Oleh Es Krim Yoghurt
“ Tatha, bangun
! liat udah jam berapa sekarang ! “ teriak mama dengan nada agak kesal. Tathapun
terbangun dengan lemas dan menoleh kearah jam yang ada di kamarnya. Matanya
langsung terbelalak melihat jarum jam yang menunjukkan pukul 06.50. “ yaampun
mama, kenapa ga dibangunin dari tadi. “ kata Tatha dengan sedikit berteriak. “
udah, kamunya aja yang susah dibangunin ! “ jawab mama. Awalnya, ia bingung apa
yang harus dilakukan pertama kali. Dan akhirnya ia langsung ngibrit ke kamar
mandi. Seusai bersiap – siap, Tatha pamit pada mama untuk pergi kesekolah.
Senin, 27 Mei 2013
Rabu, 22 Mei 2013
Superlative and Comperative
Superlative
the superlative is the form of an adverb or adjective that
expresses a degree of the adverb or adjective being used that is greater than
any other possible degree of the given descriptor. English superlatives are
typically formed with the suffix -est (e.g. healthiest, weakest)
or the word most(most recent, most interesting).
Example of superlative: "she is [the] most beautiful
[of all the women here tonight]"
Simply put the word 'superlative' is defined as
· (a noun) an
exaggerated mode of expression (usually of praise): "the critics lavished
superlatives on it";
· (an
adjective) the greatest: the highest in quality;
· the
superlative form of an adjective: "best" is the superlative form of
"good", "most" when used together with an adjective or
adverb.
Comperative
The comparative in English is generally expressed by a
combination of two elements/words, by a focusing element (-er, more, less, as)
and a second word introducing the second part of the comparison (as or than).
As described in the following section, the suffix -er is used with
many adjectives, particularly monosyllabic ones (and some adverbs), and more is
used with all other words (other adjectives and adverbs, nouns). The particular
suffixes/words that express the comparative are in bold in the following
examples:
a. She is smarter than him.
b. She is more intelligent than him.
c. Your music is nicer than my music.
d. Your music is more pleasant than my
music.
e. Sam helps less often than Susan does.
f. He laughs more than you do.
g. More boys wanted to play than girls.
h. Tom is as annoying as he is useless.
reference:
Langganan:
Postingan (Atom)




